Ketika adzan subuh berkumandang
Ketika kita tertidur lelap
Ketika bantal gulung dan selimut semakin menempel
Bisakah kita beridiri sejenak
Kita solat, memenuhi kewajiban kita
sebagai seorang hamba-Nya
Rabu, 20 Februari 2008
Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu lama). Penderita yang mempunyai sekurang-kurangnya tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi. Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor resiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.
Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai "normal". Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik. Hipertensi biasanya terjadi pada tekanan darah 140/90 mmHg atau ke atas, diukur di kedua lengan tiga kali dalam jangka beberapa minggu.
Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai "normal". Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik. Hipertensi biasanya terjadi pada tekanan darah 140/90 mmHg atau ke atas, diukur di kedua lengan tiga kali dalam jangka beberapa minggu.
Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut: sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, sesak nafas, gelisah, pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.
Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif, yang memerlukan penanganan segera.
Tips Bila Bayi Harus Mengkonsumsi Susu Formula
Tips bila bayi harus mengkonsumsi susu formula :
- Secara umum komposisi susu formula hampir sama antara satu dengan lainnya
- Pilihlah susu formula yg cocok dengan anak. Hal ini dapat dilihat dari : anak tidak kembung, muntah, atau diare setelah minum susu formula
- Buatlah susu formula sesuai anjuran yg diberikan masing2 produsen
- Tidak dibenarkan untuk mengentalkan susu formula karena susu formula yg kental akan membebani fungsi ginjal, sebaliknya mengencerkan susu formula akan menyebabkan kandungan nutriennya berkurang
- Susu formula yg telah dibuat larutan harus dikonsumsi dalam waktu 2 jam. Mengkonsumsi susu formula lebih dari waktu tersebut dapat mengakibatkan gangguan saluran cerna akibat larutan susu sudah tidak baik atau tercemar kuman
- Pantau kemungkinan terjadinya alergi susu sapi dengan mengamati timbulnya kemerahan di kulit, gejala saluran cerna seperti muntah, kembung dan diare, dan gejala di saluran nafas seperti pilek, batuk dan sesak nafas.
Alat Kontrasepsi di Indonesia Termurah di Asia
"Kalau dibandingkan dengan di negara lain di sini termasuk yang paling murah. Dengan kualitas yang sama bagus tentu," kata Siswanto Agus Wilopo, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) seperti dikutip ANTARA, Selasa (19/2).Di Indonesia, kata dia, harga satu blister pil KB untuk konsumsi satu bulan hanya Rp2.000 sedangkan di Malaysia harganya mencapai 22 ringgit (1 ringgit sekitar Rp2.600-Rp2.700)."Alat kontrasepsi injeksi untuk tiga bulanan di Indonesia hanya Rp6.000, IUD dengan masa kegunaan 12 tahun harganya Rp20 ribu di sarana pemerintah dan Rp80 ribu di sarana swasta serta implan untuk tiga tahun Rp200 ribu," katanya.Meski tidak menyebutkan harga alat kontrasepsi injeksi, IUD dan implan di negara lain di kawasan Asia harga alat kontrasepsi tersebut bisa dipastikan tetap yang paling murah di kawasan Asia."Jika dibandingkan dengan negara lain di Asia masih yang paling murah. Pesaing yang cukup berat hanya India tetapi itu karena mereka memang memberikan banyak insentif untuk produsen dalam negerinya," katanya."Di sini bisa murah karena tenaga kerjanya murah, bahan baku yang dibeli dari Cina juga murah," demikian Siswanto.
www.kompas.com
www.kompas.com
Alat Ukur Perkembangan

Pemeriksaan perkembangan anak dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam alat dan metode pengukuran, seperti DDST (Denver Development Screening Test), DDST-R (Revised Denver Development Screening Test), R-PQD (Revised Prescreening Developmental Quesioner) atau yang sering kita kenal dengan nama kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP), dan banyak lagi yang lainnya yang digunakan untuk mengukur perkembangan khusus, seperti perkembangan penglihatan, bahasa, dan lain-lain. Dari beberapa alat dan metode pengukuran perkembangan anak, yang paling tepat dalam penelitian ini adalah R-PQD atau KPSP, karena KPSP mengukur semua aspek perkembangan disamping itu berlaku untuk anak dari usia 0 – 72 bulan. Pemeriksaan dengan KPSP adalah untuk mengetahui seluruh perkembangan anak, apakah normal atau ada penyimpangan. Pemeriksaan KPSP biasanya dilaksanakan rutin ketika anak berumur 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60, 66, dan 72 bulan, bila belum mencapai umur skrining, minta ibu anak tersebut datang kembali pada umur skrining yang terdekat untuk pemeriksaan rutin. Instrumen yang perlu dipersiapkan dalam KPSP diantaranya adalah formulir KPSP yang berisi 9 – 10 pertanyaan tentang kemampuan perkembangan yang telah dicapai anak, pensil, bola, kertas, kerincingan, kubus/kotak berukuran 2,5 – 5 cm3, kismis, kacang tanah dan potongan biskuit. Hasil dari pengukuran menggunakan KPSP dikelompokan menjadi 3 yaitu : (S) jika perkembangan sesuai umur, (M) jika meragukan dan (P) jika terjadi penyimpangan perkembangan (19)
Selasa, 19 Februari 2008
Menarche Pada Remaja Putri
Pubertas didefinisikan sebagai waktu tercapainya kematangan seksual, yang secara klinis di mulai dengan timbulnya tanda-tanda seks primer seperti menstruasi pertama atau menarche pada anak perempuan dan mimpi basah pada anak laki-laki. Sedangkan seks sekunder berupa pembesaran payudara, tumbuhnya rambut pubis serta pertumbuhan badan yang pesat.(3)
Menarche atau menstruasi pertama merupakan salah satu perubahan pubertal yang pasti dialami setiap pada anak perempuan.(14) Usia menarche sangat bervariasi dan lebih berkorelasi dengan maturasi tulang di banding umur kronologik. Di Amerika sekitar 95% anak perempuan mempunyai tanda pubertas pada umur 12 tahun dan umur rata-rata 12,5 tahun.(15)
1. Faktor yang mempengaruhi usia menarche
a. Faktor Internal
1) Organ Reproduksi
Faktor yang mempengaruhi usia menarche adalah vagina tidak tumbuh dan berkembang dengan baru, rahim yang tidak tumbuh, indung telur yang tidak tumbuh. Beberapa anak tidak mendapat haid karena vaginanya mempunyai sekat. Tidak jarang ditemukan kelainan lebih komplek lagi dimana gadis tersebut tidak mempunyai rahim atau rahim tidak tumbuh dengan sempurna yang disertai tidak mempunyai lubang kemaluan. Kelainan ini disebut ogenesis genitalis bersifat permanen artinya gadis tersebut tidak akan mendapatkan haid selama lamanya.
2) Hormonal
Alat rerpoduksi wanita merupakan alat akhir (end organ). Yang dipengaruhi oleh system hormonal yang komplek. Rangsangan yang datang dari luar masuk dipusat panca indra diteruskan melalui Striae terminalis menuju pusat yang disebut “Puberitas Inhibitor” dengan hambatan tersebut tidak terjadi rangsangan terhadap hypothalamus, yang akan memberikan rangsangan pada “Hipofise Pars Posterior” sebagai “Mother of Glad” (pusat kelenjar-kelenjar). Rangsangan yang terus menerus datang di tangkap panca indera, dengan makin selektif dapat lolos menuju hypothalamus dan selanjutnya terus menuju hipotalamus dan selanjutnya terus menuju hipofise anterior (depan) mengeluarkan hormon yang dapat merangsang kelenjar untuk mengeluarkan hormon spesifiknya yaitu kelenjar tyroid memproduksi hormone tiroksin, kelenjar indung telur memproduksi hormon estrogen dan progesterone, sedangkan kelenjar adrenal menghasilkan hormon adrenalin. Pengeluaran hormon spesifik sangat penting untuk tumbuh kembang mental dan fisik.
Perubahan yang berlangsung dalam diri seorang gadis pada masa pubertas dikendalikan oleh hypothalamus yakni suatu bagian tertentu pada otak manusia. Kurang lebih sebelum gadis itu mengalami datang bulan atau haid, maka hypothalamus itu mulai menghasilkan zat kimia, atau yang kita sebut sebagai “hormon” yang akan dilepaskannya. Hormon pertama yang dihasilkan adalah perangsang kantong rambut (FSH : Folikel Stimulating Hormon). Hormon ini merangsang pertumbuhan folikel yang mengandung sel telur dalam indung telur. Terangsang oleh FSH ini, maka folikel itupun menghasilkan estrogen yang membantu pada bagian dada dan alat kemaluan gadis .
Meningkatkan taraf estrogen itu dalam darah mempunyai pengaruh pada hypothalamus yang disebut “Feed back negative”. Hal ini menyebabkan faktor berkurangnya faktor pelepasan FSH, akan tetapi juga membuat hypothalamus melepaskan suatu zat yang kedua yakin faktor pelepas berupa hormon lutinasi pada gilirannya pula hal ini menyebabkan kelenjarnya bawah otak melepaskan hormon lutinasi, (LH : Lutinishing Hormon) .
Hormon LH ini menyebabkan salah satu folikel itu pecah dan mengeluarkan sel telur untuk memungkinkan terjadinya pembuahan. Folikel yang tersisa akan berantakan dan di kenal dengan “korpus lutium”. Yang selanjutnya menghasilkan estrogen, lalu mulai mengeluarkan suatu zat baru yang disebut progesterone ini mempersiapkan garis alas dari rahim untuk menerima dan memberi makanan bagi sebuah sel telur yang telah dibuahi apabila sel telur tidak di buahi maka taraf estrogen dan progesterone dalam aliran darah akan merosot, sehingga menyebabkan garis alas menjadi pecah-pecah.
Akibat timbulnya perdarahan pada datang haid yang pertama. Perputaran rasa terjadinya ini berlangsung satu kali dalam setiap 28 hari, mulai dari masa pubertas sampai terjadinya mati haid atau menopouse.(16)
3) Penyakit
Beberapa penyakit kronis yang menjadi penyebab terlambatnya haid diantaranya infeksi, kanker payudara dan lain-lain. Kelainan ini menimbulkan berat badan yang sangat rendah sehingga datangnya haid akan tertunda atau tidak datang sama sekali.(17)
b. Faktor Eksternal
1) Gizi
Setiap orang dalam siklus hidupnya selalu membutuhkan dan mengkonsumsi berbagai bahan makanan yang mengandung zat gizi. Zat gizi mempunyai nilai yang sangat penting yaitu untuk memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan, terutama bagi mereka yang masih dalam pertumbuhan.
2) Pengetahuan Orang Tua
Setiap remaja putri yang mengalami transisi kedewasaan atau mulai menampakan tanda-tanda pubertas terutama menarche akan mengalami kecemasan. Disinilah para orang tua sangat dibutuhkan karena terutama ibu. Pengetahuan penjelasan dari orang tua tentang apa itu menarche akan mengurangi kecemasan pada remaja putri.
3) Gaya Hidup
Gaya hidup memang berperan penting, pada orang-orang yang mempunyai aktifitas olahraga yang sangat tinggi umumnya menstruasi pertama kali datang terlambat kondisi kerap diamati atelit perempuan.(17)
Menstruasi atau haid merupakan periode pengeluaran cairan darah dari uterus, yang disebabkan oleh lepasnya endometrium.(18) Lamanya menstruasi biasanya 3-5 hari.(15) Menstruasi yang pertama atau menarche biasanya dimulai antara umur 10-16 tahun. Hal ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi dan berat badan tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi kira-kira berlangsung sekali dalam sebulan sampai wanita mencapai umur 45-50 tahun, hal ini tergantung pula pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir kemampuan wanita bermenstruasi disebut menoupause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita.(20)
Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari dan hanya 10-15% wanita yang memiliki siklus 28 hari. Jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarche dan sesaat sebelum menoupause. Pada awalnya, siklus menstruasi tidak teratur. Jarak kedua siklus bisa berlangsung selama 2 bulan atau dalam 1 bulan. Rata-rata pengeluaran darah selama menstruasi adalah 33,2 % ± 16 cc.(15)
2. Tanda-tanda datangnya menstruasi yaitu : (19)
a. Suhu badan meningkat (seperti meriang)
b. Payudara membengkak
c. Pinggang sakit
d. Pusing-pusing
e. Gangguan pada kulit
f. Nafsu makan berlebih
Sebagian wanita pada saat menstruasi tampak biasa-biasa saja, namun ada pula yang mengalami sakit antara lían :(19)
a. Nyeri atau kram di bagian bawah perut
b. Nyeri punggung dan betis
c. Nyeri disepanjang paha bagian dalam
Nike (Thesis 2008)
Menarche atau menstruasi pertama merupakan salah satu perubahan pubertal yang pasti dialami setiap pada anak perempuan.(14) Usia menarche sangat bervariasi dan lebih berkorelasi dengan maturasi tulang di banding umur kronologik. Di Amerika sekitar 95% anak perempuan mempunyai tanda pubertas pada umur 12 tahun dan umur rata-rata 12,5 tahun.(15)
1. Faktor yang mempengaruhi usia menarche
a. Faktor Internal
1) Organ Reproduksi
Faktor yang mempengaruhi usia menarche adalah vagina tidak tumbuh dan berkembang dengan baru, rahim yang tidak tumbuh, indung telur yang tidak tumbuh. Beberapa anak tidak mendapat haid karena vaginanya mempunyai sekat. Tidak jarang ditemukan kelainan lebih komplek lagi dimana gadis tersebut tidak mempunyai rahim atau rahim tidak tumbuh dengan sempurna yang disertai tidak mempunyai lubang kemaluan. Kelainan ini disebut ogenesis genitalis bersifat permanen artinya gadis tersebut tidak akan mendapatkan haid selama lamanya.
2) Hormonal
Alat rerpoduksi wanita merupakan alat akhir (end organ). Yang dipengaruhi oleh system hormonal yang komplek. Rangsangan yang datang dari luar masuk dipusat panca indra diteruskan melalui Striae terminalis menuju pusat yang disebut “Puberitas Inhibitor” dengan hambatan tersebut tidak terjadi rangsangan terhadap hypothalamus, yang akan memberikan rangsangan pada “Hipofise Pars Posterior” sebagai “Mother of Glad” (pusat kelenjar-kelenjar). Rangsangan yang terus menerus datang di tangkap panca indera, dengan makin selektif dapat lolos menuju hypothalamus dan selanjutnya terus menuju hipotalamus dan selanjutnya terus menuju hipofise anterior (depan) mengeluarkan hormon yang dapat merangsang kelenjar untuk mengeluarkan hormon spesifiknya yaitu kelenjar tyroid memproduksi hormone tiroksin, kelenjar indung telur memproduksi hormon estrogen dan progesterone, sedangkan kelenjar adrenal menghasilkan hormon adrenalin. Pengeluaran hormon spesifik sangat penting untuk tumbuh kembang mental dan fisik.
Perubahan yang berlangsung dalam diri seorang gadis pada masa pubertas dikendalikan oleh hypothalamus yakni suatu bagian tertentu pada otak manusia. Kurang lebih sebelum gadis itu mengalami datang bulan atau haid, maka hypothalamus itu mulai menghasilkan zat kimia, atau yang kita sebut sebagai “hormon” yang akan dilepaskannya. Hormon pertama yang dihasilkan adalah perangsang kantong rambut (FSH : Folikel Stimulating Hormon). Hormon ini merangsang pertumbuhan folikel yang mengandung sel telur dalam indung telur. Terangsang oleh FSH ini, maka folikel itupun menghasilkan estrogen yang membantu pada bagian dada dan alat kemaluan gadis .
Meningkatkan taraf estrogen itu dalam darah mempunyai pengaruh pada hypothalamus yang disebut “Feed back negative”. Hal ini menyebabkan faktor berkurangnya faktor pelepasan FSH, akan tetapi juga membuat hypothalamus melepaskan suatu zat yang kedua yakin faktor pelepas berupa hormon lutinasi pada gilirannya pula hal ini menyebabkan kelenjarnya bawah otak melepaskan hormon lutinasi, (LH : Lutinishing Hormon) .
Hormon LH ini menyebabkan salah satu folikel itu pecah dan mengeluarkan sel telur untuk memungkinkan terjadinya pembuahan. Folikel yang tersisa akan berantakan dan di kenal dengan “korpus lutium”. Yang selanjutnya menghasilkan estrogen, lalu mulai mengeluarkan suatu zat baru yang disebut progesterone ini mempersiapkan garis alas dari rahim untuk menerima dan memberi makanan bagi sebuah sel telur yang telah dibuahi apabila sel telur tidak di buahi maka taraf estrogen dan progesterone dalam aliran darah akan merosot, sehingga menyebabkan garis alas menjadi pecah-pecah.
Akibat timbulnya perdarahan pada datang haid yang pertama. Perputaran rasa terjadinya ini berlangsung satu kali dalam setiap 28 hari, mulai dari masa pubertas sampai terjadinya mati haid atau menopouse.(16)
3) Penyakit
Beberapa penyakit kronis yang menjadi penyebab terlambatnya haid diantaranya infeksi, kanker payudara dan lain-lain. Kelainan ini menimbulkan berat badan yang sangat rendah sehingga datangnya haid akan tertunda atau tidak datang sama sekali.(17)
b. Faktor Eksternal
1) Gizi
Setiap orang dalam siklus hidupnya selalu membutuhkan dan mengkonsumsi berbagai bahan makanan yang mengandung zat gizi. Zat gizi mempunyai nilai yang sangat penting yaitu untuk memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan, terutama bagi mereka yang masih dalam pertumbuhan.
2) Pengetahuan Orang Tua
Setiap remaja putri yang mengalami transisi kedewasaan atau mulai menampakan tanda-tanda pubertas terutama menarche akan mengalami kecemasan. Disinilah para orang tua sangat dibutuhkan karena terutama ibu. Pengetahuan penjelasan dari orang tua tentang apa itu menarche akan mengurangi kecemasan pada remaja putri.
3) Gaya Hidup
Gaya hidup memang berperan penting, pada orang-orang yang mempunyai aktifitas olahraga yang sangat tinggi umumnya menstruasi pertama kali datang terlambat kondisi kerap diamati atelit perempuan.(17)
Menstruasi atau haid merupakan periode pengeluaran cairan darah dari uterus, yang disebabkan oleh lepasnya endometrium.(18) Lamanya menstruasi biasanya 3-5 hari.(15) Menstruasi yang pertama atau menarche biasanya dimulai antara umur 10-16 tahun. Hal ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi dan berat badan tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi kira-kira berlangsung sekali dalam sebulan sampai wanita mencapai umur 45-50 tahun, hal ini tergantung pula pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir kemampuan wanita bermenstruasi disebut menoupause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita.(20)
Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari dan hanya 10-15% wanita yang memiliki siklus 28 hari. Jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarche dan sesaat sebelum menoupause. Pada awalnya, siklus menstruasi tidak teratur. Jarak kedua siklus bisa berlangsung selama 2 bulan atau dalam 1 bulan. Rata-rata pengeluaran darah selama menstruasi adalah 33,2 % ± 16 cc.(15)
2. Tanda-tanda datangnya menstruasi yaitu : (19)
a. Suhu badan meningkat (seperti meriang)
b. Payudara membengkak
c. Pinggang sakit
d. Pusing-pusing
e. Gangguan pada kulit
f. Nafsu makan berlebih
Sebagian wanita pada saat menstruasi tampak biasa-biasa saja, namun ada pula yang mengalami sakit antara lían :(19)
a. Nyeri atau kram di bagian bawah perut
b. Nyeri punggung dan betis
c. Nyeri disepanjang paha bagian dalam
Nike (Thesis 2008)
The relationship of malnutrition and developmental delay within children 1 – 5 year age in Pegandon Public Health Centre, Kendal
Nutrition status is a state of inadequate nutrition determined by several indicator. Malnutrition is caused by lack of information recording the beneficial of nutrition and parents attitude bringing on immunization. Malnutrition may cause developmental delay. This study aims to analyses the relationship between malnutrition and developmental delay within children 1-5 year age in Pegandon Public Children Health Centre, Kendal.This study is analogist correlation with cross sectional design. The samples involved were 13 malnutrition in December 2007 to January 2008. Population sampling was applied to obtain the sample.
The research result there is relationship between P Value < 0,05.
Langganan:
Komentar (Atom)